Kemarahan Mesut Ozil

Kemarahan Mesut Ozil

Berita terbaru dunia sepak bola hadir dari pemain Arsenal Mesut Ozil yang berada dalam puncak merahannya. Pada saat itu ia mengucapkan selamat tinggal pada white hart lane dengan cara menendang pintu, inilah luapan kemarahan Mesut Ozil atau rasa kecewanya yang tidak terbendung lagi.

 

Kemarahan Mesut Ozil ini bukan karena saat itu arsenal kalah 0-2, namun pada laga itu ia tidak bisa memberikan pengaruh baik untuk team arsenal. Permaian Mesut Ozil pada pertandingan saat itu memang tidak maksimal sehingga banyak yang kecewa kepadanya.

 

Bukan itu saja kemarahan Mesut Ozil juga disebabkan karena masa depannya di arsenal belum jelas, apakah ia akan tetap stay di club ini atau justru keluar dari club. Ini dikarenakan seharusnya ia sudah memperpanjang kontraknya dengan club arsenal karena kontrak sebelumnya akan habis pada musim depan. Namun buktinya hingga saat ini belum ada kesepakatan dari kedua belah pihak sehingga masa depan Mesut ini benar-benar masih tergantung.

 

Ozil semakin kecewa karena pada musim ini penampilannya menurun. Semua diluapkan dengan menendang pintu hingga meninggalkan bekas. Karena perbuatannya itu ia sempat diminta melakukan tes obat setelah pertandingan melawan spurs selesai.

 

Awalnya ia menolak permintaan tersebut, para saksi melihat sendiri Ozil sangat marah setelah diberitahu bahwa jika  ia menolak akan dikenakan denda dan langsung menendang pintu dengan keras. Kemarahan Mesut Ozil kali ini juga disebabkan ia telah beberapa kali diminta untuk melakukan drug testing di musim ini.

 

Kembali dengan permasalahan kontrak, kabarnya Ozil meminta gaji 250.000 pounds setiap pekannya. Di tambah lagi ia masih menunggu kepastian apakah Arsene Wenger masih menangani club arsenal musim depan atau tidak. Inilah yang menjadikan kontrak perpanjangnya di arsenal belum juga di selesaikan hingga saat ini.

 

Kemarahan Mesut Ozil akan berdampak pada kontraknya yang tidak bisa diperpanjang. Nantinya jika ia keluar dari club ini maka kemungkinan besar ia akan bergabung dengan Club Turki Galatasaray yang memang jadi satu-satunya yang ingin merekrutnya sebagai pemain baru mereka.

Sebenarnya ketidakjelasan kontrak ini tidak hanya di alami Ozil saja melainkan juga Alexis Sanchez. Hanya saja Alexy sudah diincar banyak club seperti Juventus, Tottenham, Chelsea, Club China dan Paris Saint German. Jadi meski kontraknya habis pada tahun 2018 nanti, ia tetap saja santai mengatasi hal ini.

 

Club Arsenal rela memberikan gaji 300.000 pounds per pekannya agar Alexis tetap bersedia stay di klub London Utara ini. Hal ini tentu karena kualitas permainannya memang baik sehingga memberikan pengaruh yang besar untuk kesuksesan tim Arsenal. Sedangkan Ozil mungkin berada di tingkat bawahnya sehingga kemungkinan di pertahankan di arsenal sangat rendah.

 

Kemarahan Mesut Ozil membuat pendukung club arsenal sedikit kecewa, mengapa ia harus melakukan itu. Jika ia memiliki kualitas yang baik tentu semua tidak menjadi seperti ini, ia akan diminta bertahan di Arsenal dengan gaji tinggi.